tempat gw menulis dan membebaskan pikiran, tapi tetap FUN!
karena hidup gak melulu tentang kegagalan.
Showing posts with label pemerintah. Show all posts
Showing posts with label pemerintah. Show all posts
2019/10/08
seuprit ttg negeri/Ku [p2]
kamu tau gak perasaan itu, kamu sudah menciptakan lagu bagus dan populer, yg disukai banyak orang, trus mendengar lagu orang lain yang sepertinya lebih bagus dan lebih populer, trus ngiri dan kepikiran dalam hati kalo sebenarnya aku juga bisa bikin lagu seperti itu! dan bahkan bisa lebih bagus! kalian pasti pernah dong ngerasa gitu? kalo aku sih, jujur, belum pernah. secara menciptakan lagu aja belom mampu.
trus ngapain aku ngebahas itu ya!? paragraf pertama udah aneh. biarin ah, lanjut!
terakhir aku pengen menceritakan sesuatu. bagaimana negara kita tercinta ini, dengan semakin bertambahnya umur negeriku, bertambah juga pengaruh-pengaruh di dalamnya.
pernah kepikir gak sih kalo kadang aksi-aksi demo, premanisme, atau apapun yang terjadi yang sifatnya merusak atau mengganggu ketentraman di negeri kita ini rada gak masuk akal? dan bahkan terasa dipaksakan terjadi.
aku mau bercerita dari perspektif lain. misalnya ada seorang yang milyarder, dia membutuhkan keuntungan yang besar dalam waktu yang singkat. untuk orang bisnis yang mengerti, salah satu caranya adalah melakukan perdagangan saham. di mana untung besar bisa dicapai dalam waktu beberapa jam, atau bahkan beberapa menit.
trus, bagaimana caranya? penjelasan yang paling simpel adalah beli saham pada saat harga terendah, trus jual kembali pada saat harga tertingginya. ya kayak perdagangan biasanya lah, kita mengharapkan keuntungan yang besar dari modal pembelian kita.
nah, trus menuju ke situ bagaimana caranya? secara memprediksi harga-harga saham kan tidak memudah memotek upil di dalam idung (eh, susah juga sih kadang2).
betul, tapi jika kamu punya modal yang sangat besar, ini bisa menjadi mungkin. caranya, kita buat harga-harga saham pada rontok. lalu ambil kesempatan tersebut untuk membeli saham dalam jumlah besar. kemudian, ketika saham2 mulai belabel hijau alias meningkat, ambil kesempatan untuk meraup keuntungan yang besar.
trus, bagaimana caranya membuat harga2 saham rontok?
hmm, perhatikan gak sih kalo negara kita sedang penuh aksi, demonstrasi, pemberontakan yang sifatnya berskala besar, mayoritas harga saham langsung merah?
trus, perhatikan gak sih, kadang2 demonstrasi yang skala besar dengan tuntutan yang macem2, kok bisa surut dengan singkatnya. kesannya, demo tersebut belum memberikan dampak apa2, tapi ceritanya udah selesai dalam waktu singkat.
dan saat "ceritanya" demonstrasi ini selesai, saham2 pun kembali hijau dengan cepat. dan kita2 sadar gak sih kalo ada pihak2 yang mendapatkan untung besar dengan memanfaatkan kejadian seperti itu?
para demonstran sih boleh saja mengklaim bahwa maksud tujuan mereka mulia dan demi kepentingan rakyat, tapi sadar juga gak kalo ada pihak2 kapitalis yang memanfaatkan gerakan mereka.
kepikiran gak sih?
btw, terakhir nih. ada perumpamaan2 yang aku pake di cerita di atas. seperti, saham belum tentu berarti saham yang sesungguhnya, ya! dan demo atau aksi belum tentu berarti demo/aksi. begitu saja :)
baca selengkapnya....
trus ngapain aku ngebahas itu ya!? paragraf pertama udah aneh. biarin ah, lanjut!
terakhir aku pengen menceritakan sesuatu. bagaimana negara kita tercinta ini, dengan semakin bertambahnya umur negeriku, bertambah juga pengaruh-pengaruh di dalamnya.
pernah kepikir gak sih kalo kadang aksi-aksi demo, premanisme, atau apapun yang terjadi yang sifatnya merusak atau mengganggu ketentraman di negeri kita ini rada gak masuk akal? dan bahkan terasa dipaksakan terjadi.
aku mau bercerita dari perspektif lain. misalnya ada seorang yang milyarder, dia membutuhkan keuntungan yang besar dalam waktu yang singkat. untuk orang bisnis yang mengerti, salah satu caranya adalah melakukan perdagangan saham. di mana untung besar bisa dicapai dalam waktu beberapa jam, atau bahkan beberapa menit.
trus, bagaimana caranya? penjelasan yang paling simpel adalah beli saham pada saat harga terendah, trus jual kembali pada saat harga tertingginya. ya kayak perdagangan biasanya lah, kita mengharapkan keuntungan yang besar dari modal pembelian kita.
nah, trus menuju ke situ bagaimana caranya? secara memprediksi harga-harga saham kan tidak memudah memotek upil di dalam idung (eh, susah juga sih kadang2).
betul, tapi jika kamu punya modal yang sangat besar, ini bisa menjadi mungkin. caranya, kita buat harga-harga saham pada rontok. lalu ambil kesempatan tersebut untuk membeli saham dalam jumlah besar. kemudian, ketika saham2 mulai belabel hijau alias meningkat, ambil kesempatan untuk meraup keuntungan yang besar.
trus, bagaimana caranya membuat harga2 saham rontok?
hmm, perhatikan gak sih kalo negara kita sedang penuh aksi, demonstrasi, pemberontakan yang sifatnya berskala besar, mayoritas harga saham langsung merah?
trus, perhatikan gak sih, kadang2 demonstrasi yang skala besar dengan tuntutan yang macem2, kok bisa surut dengan singkatnya. kesannya, demo tersebut belum memberikan dampak apa2, tapi ceritanya udah selesai dalam waktu singkat.
dan saat "ceritanya" demonstrasi ini selesai, saham2 pun kembali hijau dengan cepat. dan kita2 sadar gak sih kalo ada pihak2 yang mendapatkan untung besar dengan memanfaatkan kejadian seperti itu?
para demonstran sih boleh saja mengklaim bahwa maksud tujuan mereka mulia dan demi kepentingan rakyat, tapi sadar juga gak kalo ada pihak2 kapitalis yang memanfaatkan gerakan mereka.
kepikiran gak sih?
btw, terakhir nih. ada perumpamaan2 yang aku pake di cerita di atas. seperti, saham belum tentu berarti saham yang sesungguhnya, ya! dan demo atau aksi belum tentu berarti demo/aksi. begitu saja :)
baca selengkapnya....
labels: curhat, hidup, lingkungan, manusia, pemerintah, pribadi
2014/08/12
menikmati kebebasan di pilpres 2014
Pemilu pilpres 2014 kemarin kayak mimpi buruk banget gak sih? kenapa mimpi buruk? pertama, semuanya berubah. se-mu-a-nya. dari teman2 yang sikapnya berubah karena bertentangan dalam hal presiden yang didukung dengan kita, hingga terbukanya pandangan kita terhadap kehidupan politik negara kita. yaa gak segitu terbukanya sih, gak sampe bikin kita sampe expert dunia politik gitu lah, tapi setidaknya ada pengetahuan tambahan yang kita peroleh mengenai pesta demokrasi pilpres. ya kan?
gw gak tau apakah kalian menikmati hal2 itu, semakin terbukanya kebebasan setiap individu menyuarakan "kampanye" pilpresnya, tapi kok gw rasanya gak nyaman ya? pilpres kemarin berasa bukan pesta demokrasi rasa "Indonesia". banyak saling hujat, saling fitnah, saling menjelek2an, hingga saling unfriend di situs2 media sosial manapun.
mungkin itu konsekuensi dari kebebasan dan keterbukaan. toh, kita semua menginginkan kebebasan dan keterbukaan. dan waktu dulu sepertinya kedua itu hal yang sempurna buat kita untuk menjalani kehidupan berbangsa.
ya sudahah, kita memang mesti mencicipi pahitnya obat kita sendiri. disebut obat karena intinya agar membuat diri kita lebih baik. dan menuju baik itu akan melalui proses, yang rasanya mungkin pahit buat kita.
baca selengkapnya....
gw gak tau apakah kalian menikmati hal2 itu, semakin terbukanya kebebasan setiap individu menyuarakan "kampanye" pilpresnya, tapi kok gw rasanya gak nyaman ya? pilpres kemarin berasa bukan pesta demokrasi rasa "Indonesia". banyak saling hujat, saling fitnah, saling menjelek2an, hingga saling unfriend di situs2 media sosial manapun.
mungkin itu konsekuensi dari kebebasan dan keterbukaan. toh, kita semua menginginkan kebebasan dan keterbukaan. dan waktu dulu sepertinya kedua itu hal yang sempurna buat kita untuk menjalani kehidupan berbangsa.
ya sudahah, kita memang mesti mencicipi pahitnya obat kita sendiri. disebut obat karena intinya agar membuat diri kita lebih baik. dan menuju baik itu akan melalui proses, yang rasanya mungkin pahit buat kita.
baca selengkapnya....
2013/11/21
golput kok berasa pahlawan
nah, udah sering kita temuin para golput yg anehnya, mereka kok seringkali merasa lebih baik dari pada pemilih, merasa paling benar, lalu mereka pun dengan bebasnya beropini menjatuhkan para terpilih kalau2 mereka melakukan kesalahan. seakan2 para golput ini memang menunggu2 agar sang terpilih melakukan kesalahan, kemudian menjatuhkan bom. para golput seperti ini adalah kumpulan orang2 banci. yang mending itu, kalau emang lo memilih golput, maka DIAM DAN PASRAH SAJA terhadap keadaan negeri ini. toh, pada dasarnya kalian ini memasrahkan (atau mempasrahkan?) hasil pemilih kepada orang2 yg memang memutuskan berperan dalam pemilu. ya kan?
mau bicara logika? okeh! kalo gw bilang, para peserta pemilu yang benar2 menggunakan hak pilihnya itulah yang berhak bersuara. mereka lah yg berhak berkoar2 lantang kepada penguasa. kalo para golput!? jelas tidak berhak, kenapa coba?
misalnya ada seorang terpilih yang ternyata mengecewakan rakyatnya. maka, para pemilihnya berhak merasa kecewa karena sudah salah memilih. dan bagi yg bukan pemilihnya, mereka berhak berkoar2 mengkritisi, karena mereka memang benar tidak memilih dia sebelumnya.
sedangkan para golput? sekali lagi, golongan2 ini kan memilih pasrah terhadap hasil pemilu, jadi kalau memang ternyata sang terpilih mengecewakan, toh kalian mesti menerima dan menelan pahitnya hasil keadaan dengan bulat2. toh kalian memang membiarkan ini terjadi. kalian pasrah.
so, jangan lah kalian para golput merasa paling benar. jika keadaan ternyata menjadi tidak lebih baik, toh adalah peran kalian (yg golput) yang membiarkan itu terjadi.
gw lebih setuju kalau memang memilih golput, ya sudah DIAM SAJALAH. dengan tidak memilih, berarti sudah hilang hak lo untuk berkoar mengkritisi pemerintah. dan selanjutnya, lanjutkan hidup lo dengan keadaan yg ada. itulah adil.
baca selengkapnya....
mau bicara logika? okeh! kalo gw bilang, para peserta pemilu yang benar2 menggunakan hak pilihnya itulah yang berhak bersuara. mereka lah yg berhak berkoar2 lantang kepada penguasa. kalo para golput!? jelas tidak berhak, kenapa coba?
misalnya ada seorang terpilih yang ternyata mengecewakan rakyatnya. maka, para pemilihnya berhak merasa kecewa karena sudah salah memilih. dan bagi yg bukan pemilihnya, mereka berhak berkoar2 mengkritisi, karena mereka memang benar tidak memilih dia sebelumnya.
sedangkan para golput? sekali lagi, golongan2 ini kan memilih pasrah terhadap hasil pemilu, jadi kalau memang ternyata sang terpilih mengecewakan, toh kalian mesti menerima dan menelan pahitnya hasil keadaan dengan bulat2. toh kalian memang membiarkan ini terjadi. kalian pasrah.
so, jangan lah kalian para golput merasa paling benar. jika keadaan ternyata menjadi tidak lebih baik, toh adalah peran kalian (yg golput) yang membiarkan itu terjadi.
gw lebih setuju kalau memang memilih golput, ya sudah DIAM SAJALAH. dengan tidak memilih, berarti sudah hilang hak lo untuk berkoar mengkritisi pemerintah. dan selanjutnya, lanjutkan hidup lo dengan keadaan yg ada. itulah adil.
baca selengkapnya....
labels: curhat, hidup, manusia, pemerintah, pribadi
2013/11/20
kenapa sih
aaaaaaaaaaaaaakkkkhhh, udah lmaa rasana ingin ngeluarin uneg2 ini. biarin, biarin ketikan gw banyak typo-nya. yg penting lega!
pertama, pengen tau gimana cara berpikir para sok kritisi itu soal transjkt. katanya, transjkt gagal menjadi solusi menghapus kemacetan. oalah, kalo para penduduk jkt yg keras kepal itu tetap memilih menggunakan kendaraan pribadi, bukannya mendukung mengurangi kemacetan dgn menggunakan transjkt, gak bakalan mungkin kemacetan bisa berkurang.
pertama, penyebab utama kemacetan adalah semakin banyaknya kendaraan2 pribadi yg berkeliaran di jalanan. BUKAN karena kurangnya infrastruktur jalanan (adalah TOLOL para sok kritisi yg berpendapat seperti itu). soalnya, percayalah ketika jalanan ditambah, akan pasti jumlah kendaraan semakin bertambah. toh, pada akhirnya kemacetan tetap menjadi2. itu FAKTA!
so, solusinya cuma SATU, berpindahlah ke angkutan umum.
memang, saat itu angkutan umum masih kurang memuaskan, tapi coba perhatikan. perubahan ke arah yg lebih baik semakin terlihat kok. gw yg paling melihat perubahan ini, secara berada di barisan paling depan. gw kan pengguna angkutan umum (dari transjkt, bis, hingga angkot) paling setia. setiap hari, cuy!
trus, yg pertama lagi nih. kenapa sih orang2 Indonesia kalo berada di luar negeri menjadi berubah? menjadi bisa menjaga diri? menjadi lebih beradab.
begini soalnya, eh, soalnya begini. kalo berada di luar negeri, orang kita tuh jadi membuang sampat pada tempatnya, menyebang di atas zebracross, berkendara jadi rapi, tidak semrawutan.
kenapa ya?
trus, pas di tanah air, orang2 kita tuh koar2 soal kerapihan negeri luar sono. soal kemajuan budaya dan teknologi mereka. dan koar2nya sampe ngerendahin negeri sendiri. tapi, gak nyadar kalo mereka juga sama saja setelah berada di negeri sendiri.
di negeri sendiri, mereka pun kembali jd semrawutan, buang sampah seenaknya, pokoknya kelakuannya berbanding terbalik kalo berada di luar sono.
kenapa ya?
hmm, pengen lanjutin lagi tapi gw mau pulang dulu. kantor sudah sepi. eh tapi, tetep gak ada tuh suara2 jangkrik kayak di pelem2. pan, kalo di pelem2, pas lagi sendirian suka muncul tuh suara2 jangkrik, tapi ini gak ada tuh.
kenapa ya?
baca selengkapnya....
pertama, pengen tau gimana cara berpikir para sok kritisi itu soal transjkt. katanya, transjkt gagal menjadi solusi menghapus kemacetan. oalah, kalo para penduduk jkt yg keras kepal itu tetap memilih menggunakan kendaraan pribadi, bukannya mendukung mengurangi kemacetan dgn menggunakan transjkt, gak bakalan mungkin kemacetan bisa berkurang.
pertama, penyebab utama kemacetan adalah semakin banyaknya kendaraan2 pribadi yg berkeliaran di jalanan. BUKAN karena kurangnya infrastruktur jalanan (adalah TOLOL para sok kritisi yg berpendapat seperti itu). soalnya, percayalah ketika jalanan ditambah, akan pasti jumlah kendaraan semakin bertambah. toh, pada akhirnya kemacetan tetap menjadi2. itu FAKTA!
so, solusinya cuma SATU, berpindahlah ke angkutan umum.
memang, saat itu angkutan umum masih kurang memuaskan, tapi coba perhatikan. perubahan ke arah yg lebih baik semakin terlihat kok. gw yg paling melihat perubahan ini, secara berada di barisan paling depan. gw kan pengguna angkutan umum (dari transjkt, bis, hingga angkot) paling setia. setiap hari, cuy!
trus, yg pertama lagi nih. kenapa sih orang2 Indonesia kalo berada di luar negeri menjadi berubah? menjadi bisa menjaga diri? menjadi lebih beradab.
begini soalnya, eh, soalnya begini. kalo berada di luar negeri, orang kita tuh jadi membuang sampat pada tempatnya, menyebang di atas zebracross, berkendara jadi rapi, tidak semrawutan.
kenapa ya?
trus, pas di tanah air, orang2 kita tuh koar2 soal kerapihan negeri luar sono. soal kemajuan budaya dan teknologi mereka. dan koar2nya sampe ngerendahin negeri sendiri. tapi, gak nyadar kalo mereka juga sama saja setelah berada di negeri sendiri.
di negeri sendiri, mereka pun kembali jd semrawutan, buang sampah seenaknya, pokoknya kelakuannya berbanding terbalik kalo berada di luar sono.
kenapa ya?
hmm, pengen lanjutin lagi tapi gw mau pulang dulu. kantor sudah sepi. eh tapi, tetep gak ada tuh suara2 jangkrik kayak di pelem2. pan, kalo di pelem2, pas lagi sendirian suka muncul tuh suara2 jangkrik, tapi ini gak ada tuh.
kenapa ya?
baca selengkapnya....
labels: curhat, hidup, kendaraan, lingkungan, manusia, pemerintah, pribadi, sampah
2012/04/01
Kok Kita Masih Saja Bermasalah Dengan Tarif BBM?
Einstein pernah berkata, berulang2 melakukan hal yg sama, tapi mengharapkan hasil yg berbeda, merupakan suatu kegilaan. Demikianlah yang dilakukan oleh pemerintah kita. Anehnya, sampai sekarang para wakil kita di pemerintahan itu masih belum waras juga. Mereka masih terkungkung pada masa kini. otak2 mereka masih belum mampu memikirkan visi dan misi untuk masa depan kita. Yang ada hanya visi dan misi untuk 1, 2, 3 tahun kedepan. Setelah itu, mulai lagi dari awal... KAMPANYE!
Salah satu masalah vital di negara kita adalah kemacetan. BENERAN. Percayalah, jika kita mengalami kemacetan selama perjalanan ke inikantor, ketika kita sampai di tujuan, energi kita sudah terkuras banyak oleh emosi selama perjalanan sebelumnya. Dan pada akhirnya kita tidak merasa optimal untuk melakukan pekerjaan kita.
Dan kalo lu sudah merasa bekerja optimal dgn keadaan saat ini, percayalah, jika perjalanan lu ke kantor berjalan lancar, hasil kerjaan lu akan bisa lebih optimal dari sekarang. well, kecuali mental lu memang MALAS. itu sih persoalan yg berbeda. :D
Trus, apa sih yg kurang dari solusi yg dilakukan pemerintah kita? Coba perhatikan, selama ini yg dilakukan pemerintah hanya fokus pada menambah jalur jalan dan berusaha menekan tarif BBM agar terjangkau oleh masyarakat.
Logikanya, jika pemerintah menambah jalur jalan baru, masyarakat kita berpikirnya begini. Penambahan jalur jalanan baru membuat perjalanan kembali lancar, jadi bisa nambah beli kendaraan lagi. akhir2nya, ya jalanan jadi macet lagi. soalnya kendaraan terus dan terus bertambah.
Trus yg kedua. Jika pemerintah juga fokus pada penekanan tarif BBM. Ya tentu saja ini tidak akan mengurangi kemacetan. Toh, kalau BBM saja murah, masyarakat tentu merasa lebih "murah" menggunakan kendaraan pribadi. Dan jika nantinya setiap pribadi masyarakat menggunakan kendaraan pribadi, yg terbentuk adalah masyarakat yg MALAS.
Coba deh benar2 perhatikan sekeliling lu. Hanya untuk membeli gula atau tepung terigu yg jaraknya cuma 4-5 rumah, seorang anak lebih memilih menggunakan motor daripada berjalan kaki. Bagaimana pendapat lu soal itu?
Jadi, jika menurut pemerintah tarif BBM memang harus naik, menurut gw sih naikkan saja. Toh, yg menikmati subsidi itu hanyalah org2 yg memiliki kendaraan pribadi. Sisanya, hanya bisa memandang lesu kendaraan2 yg lewat di depannya.
Jadi apa dong solusi yg terbaik?
Pertama, TENTU SAJA penyediaan kendaraan umum yg mampu menampung banyak penumpang. Angkutan Transjakarta menurut gw sangat berhasil. Dan semakin hari angkutan ini menjadi favorit masyarakat dalam melakukan perjalanan. Lihat saja antrian penumpang yg semakin banyak terlihat di setiap halte busway.
Hanya saja, Transjakarta ini mengalami kelelahan. Secara dia secara single-fighter melayani kebutuhan penumpang yg semakin hari semakin banyak. Sedangkan armada Transjakarta hanya terbatas, demikian juga pekerja sopir Transjakarta tersebut.
Dan jawabannya pasti adalah, INDONESIA BUTUH MRT (Mass Rapid Transportation). Tetangga kita, Singapore dan Malaysia sudah menggunakan MRT sejak kapan tau, tapi anehnya hingga kini pemerintah kita cuma mampu menyusun wacana sajah. Tidak ada realisasi. Rencana Mono-Rail yg cukup memberi titik terang toh terbengkalai akibat pihak2 yg tidak bertanggung jawab.
Tidak perlu ditunda2 lagi. REALISASIKAN MRT! Uang subsidi BBM tersebut bisa digunakan untuk membangun infrastruktur MRT. Uang2 pajak yg digelapkan oleh PENGKHIANAT RAKYAT itu bisa turut membantu pembiayaan.
Dan plis pliiiis, kalo nantinya terlaksana (amiiin), pembangunan infrastruktur MRT JANGAN HANYA DILAKUKAN DI JAKARTA ATAU JAWA SAJA! Indonesia bukan hanya pulau Jawa bung!! Ada pulau2 lainnya yg membentang dari barat ke timur, dari Sabang sampai Merauke.
Trus, apakah solusinya cuma MRT saja? TIDAK. Selanjutnya, pemerintah juga perlu menaikkan pajak kendaraan. Dengan banyaknya masyarakat yg memiliki kendaraan yg lebih dari satu, ini berarti pajak saat ini tuh masih di bawah standard. Cobalah pemerintah memperhatikan hal ini.
Solusi selanjutnya, pemerintah juga perlu menetapkan tarif yg sangat tinggi untuk penggunaan jasa parkir bagi kendaraan2 pribadi.
Nah, masalah parkir juga termasuk paling pelik! Berbeda masalahnya kalo parkir kendaraan dilakukan secara teratur dan mengikuti aturan rambu2, tapi kebiasaan primitif masyarakat pemilik kendaraan pribadi di negara kita yg membuat parkir menjadi pemandangan paling tidak menarik. Dan kocaknya, Polisi kita tampaknya impotent kalo menghadapi soal yg satu ini. Hmm, sejujurnya, Polisi kita impotent untuk semua masalah lalu lintas dan kendaraan di negara kita. ITU FAKTA!
Masih banyak solusi2 lainnya, tapi Tiga Solusi tadi merupakan Solusi Major. Yang menurut gw paling penting dan genting untuk dilaksanakan oleh pemerintah. Pemerintah kita harus segera bergerak, SEKARANG JUGA.
Selama ini gw cuma bisa bermimpi indah mengenai lalu lintas di negeri kita bisa mengalir penuh harmoni, tanpa ada suara2 sumbang dari klakson dan barisan2 kendaraan yg berserakan. Tapi, ya itu tadi... cuma mimpi indah. :(
baca selengkapnya....
Salah satu masalah vital di negara kita adalah kemacetan. BENERAN. Percayalah, jika kita mengalami kemacetan selama perjalanan ke inikantor, ketika kita sampai di tujuan, energi kita sudah terkuras banyak oleh emosi selama perjalanan sebelumnya. Dan pada akhirnya kita tidak merasa optimal untuk melakukan pekerjaan kita.
Dan kalo lu sudah merasa bekerja optimal dgn keadaan saat ini, percayalah, jika perjalanan lu ke kantor berjalan lancar, hasil kerjaan lu akan bisa lebih optimal dari sekarang. well, kecuali mental lu memang MALAS. itu sih persoalan yg berbeda. :D
Trus, apa sih yg kurang dari solusi yg dilakukan pemerintah kita? Coba perhatikan, selama ini yg dilakukan pemerintah hanya fokus pada menambah jalur jalan dan berusaha menekan tarif BBM agar terjangkau oleh masyarakat.
Logikanya, jika pemerintah menambah jalur jalan baru, masyarakat kita berpikirnya begini. Penambahan jalur jalanan baru membuat perjalanan kembali lancar, jadi bisa nambah beli kendaraan lagi. akhir2nya, ya jalanan jadi macet lagi. soalnya kendaraan terus dan terus bertambah.
Trus yg kedua. Jika pemerintah juga fokus pada penekanan tarif BBM. Ya tentu saja ini tidak akan mengurangi kemacetan. Toh, kalau BBM saja murah, masyarakat tentu merasa lebih "murah" menggunakan kendaraan pribadi. Dan jika nantinya setiap pribadi masyarakat menggunakan kendaraan pribadi, yg terbentuk adalah masyarakat yg MALAS.
Coba deh benar2 perhatikan sekeliling lu. Hanya untuk membeli gula atau tepung terigu yg jaraknya cuma 4-5 rumah, seorang anak lebih memilih menggunakan motor daripada berjalan kaki. Bagaimana pendapat lu soal itu?
Jadi, jika menurut pemerintah tarif BBM memang harus naik, menurut gw sih naikkan saja. Toh, yg menikmati subsidi itu hanyalah org2 yg memiliki kendaraan pribadi. Sisanya, hanya bisa memandang lesu kendaraan2 yg lewat di depannya.
Jadi apa dong solusi yg terbaik?
Pertama, TENTU SAJA penyediaan kendaraan umum yg mampu menampung banyak penumpang. Angkutan Transjakarta menurut gw sangat berhasil. Dan semakin hari angkutan ini menjadi favorit masyarakat dalam melakukan perjalanan. Lihat saja antrian penumpang yg semakin banyak terlihat di setiap halte busway.
Hanya saja, Transjakarta ini mengalami kelelahan. Secara dia secara single-fighter melayani kebutuhan penumpang yg semakin hari semakin banyak. Sedangkan armada Transjakarta hanya terbatas, demikian juga pekerja sopir Transjakarta tersebut.
Dan jawabannya pasti adalah, INDONESIA BUTUH MRT (Mass Rapid Transportation). Tetangga kita, Singapore dan Malaysia sudah menggunakan MRT sejak kapan tau, tapi anehnya hingga kini pemerintah kita cuma mampu menyusun wacana sajah. Tidak ada realisasi. Rencana Mono-Rail yg cukup memberi titik terang toh terbengkalai akibat pihak2 yg tidak bertanggung jawab.
Tidak perlu ditunda2 lagi. REALISASIKAN MRT! Uang subsidi BBM tersebut bisa digunakan untuk membangun infrastruktur MRT. Uang2 pajak yg digelapkan oleh PENGKHIANAT RAKYAT itu bisa turut membantu pembiayaan.
Dan plis pliiiis, kalo nantinya terlaksana (amiiin), pembangunan infrastruktur MRT JANGAN HANYA DILAKUKAN DI JAKARTA ATAU JAWA SAJA! Indonesia bukan hanya pulau Jawa bung!! Ada pulau2 lainnya yg membentang dari barat ke timur, dari Sabang sampai Merauke.
Trus, apakah solusinya cuma MRT saja? TIDAK. Selanjutnya, pemerintah juga perlu menaikkan pajak kendaraan. Dengan banyaknya masyarakat yg memiliki kendaraan yg lebih dari satu, ini berarti pajak saat ini tuh masih di bawah standard. Cobalah pemerintah memperhatikan hal ini.
Solusi selanjutnya, pemerintah juga perlu menetapkan tarif yg sangat tinggi untuk penggunaan jasa parkir bagi kendaraan2 pribadi.
Nah, masalah parkir juga termasuk paling pelik! Berbeda masalahnya kalo parkir kendaraan dilakukan secara teratur dan mengikuti aturan rambu2, tapi kebiasaan primitif masyarakat pemilik kendaraan pribadi di negara kita yg membuat parkir menjadi pemandangan paling tidak menarik. Dan kocaknya, Polisi kita tampaknya impotent kalo menghadapi soal yg satu ini. Hmm, sejujurnya, Polisi kita impotent untuk semua masalah lalu lintas dan kendaraan di negara kita. ITU FAKTA!
Masih banyak solusi2 lainnya, tapi Tiga Solusi tadi merupakan Solusi Major. Yang menurut gw paling penting dan genting untuk dilaksanakan oleh pemerintah. Pemerintah kita harus segera bergerak, SEKARANG JUGA.
Selama ini gw cuma bisa bermimpi indah mengenai lalu lintas di negeri kita bisa mengalir penuh harmoni, tanpa ada suara2 sumbang dari klakson dan barisan2 kendaraan yg berserakan. Tapi, ya itu tadi... cuma mimpi indah. :(
baca selengkapnya....
Media Berita, Penonton dan Kerusuhan
gw sepertinya udah pernah menulis blog yg temanya mirip dgn yg ini sebelumnya, kalo media berita, penonton dan kerusuhan adalah pasangan yg klop. karena, media berita sangat mengharapkan adanya kerusuhan, disetiap kerusuhan pasti ada media berita, dan penonton pada akhirnya mengharapkan berita yg penuh sensasi, contohnya kerusuhan. benar kan?
akhir2 sedang terjadi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM yg dilakukan mahasiswa dan buruh. ini adalah berita yg tidak mungkin dilewatkan oleh media berita, terutama Metro TV dan TV One. tiga hari berturut2 mereka menampilkan suasana demonstrasi dgn suguhan gambar2 yg sangat grafik memperlihatkan kekerasan.
yg paling mencolek perhatian gw adalah bagaimana mereka menanam kesan ke para penonton bahwa Makassar sangat kacau. diperlihatkan beberapa titik lokasi Makassar yg seakan2 kekerasan dalam kerusuhan selalu terjadi setiap saat. dan bangsatnya, usaha mereka berhasil.
beberapa teman dan kolega bertanya ke gw kok kota Makassar sangat penuh kekerasan? apakah hidup di makassar memang keras? bla bla bla?
gw sungguh sungguh sungguh muak dgn media berita. mereka sangat palsu dan sangat berusaha menanamkan rasa takut terhadap masyarakat. dan dengan lancangnya mereka menggunakan kata "Kebenaran" sebagai tameng terhadap semua pekerjaan mereka. menyedihkan.
lucu, di saat gw menganggap sinetron Indonesia terlalu lebay dalam menceritakan plotnya, ternyata gw lupa bahwa ada juga yg namanya Media Berita.
tambahan:
seseorang mengatakan pada gw bahwa ini berkaitan dengan usaha kampanye yg dilakukan pihak2 tertentu untuk melakukan pembunuhan karakter terhadap Jusuf Kalla yg kemungkinan akan maju kembali pada pemilu Presiden 2014. dan para pemilik stasiun yg notabene para pembesar sebuah partai, berusaha menyingkirkan JK dengan memperlihatkan hal-hal negatif pada daerah asal beliau.
baca selengkapnya....
akhir2 sedang terjadi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM yg dilakukan mahasiswa dan buruh. ini adalah berita yg tidak mungkin dilewatkan oleh media berita, terutama Metro TV dan TV One. tiga hari berturut2 mereka menampilkan suasana demonstrasi dgn suguhan gambar2 yg sangat grafik memperlihatkan kekerasan.
yg paling mencolek perhatian gw adalah bagaimana mereka menanam kesan ke para penonton bahwa Makassar sangat kacau. diperlihatkan beberapa titik lokasi Makassar yg seakan2 kekerasan dalam kerusuhan selalu terjadi setiap saat. dan bangsatnya, usaha mereka berhasil.
beberapa teman dan kolega bertanya ke gw kok kota Makassar sangat penuh kekerasan? apakah hidup di makassar memang keras? bla bla bla?
gw sungguh sungguh sungguh muak dgn media berita. mereka sangat palsu dan sangat berusaha menanamkan rasa takut terhadap masyarakat. dan dengan lancangnya mereka menggunakan kata "Kebenaran" sebagai tameng terhadap semua pekerjaan mereka. menyedihkan.
lucu, di saat gw menganggap sinetron Indonesia terlalu lebay dalam menceritakan plotnya, ternyata gw lupa bahwa ada juga yg namanya Media Berita.
tambahan:
seseorang mengatakan pada gw bahwa ini berkaitan dengan usaha kampanye yg dilakukan pihak2 tertentu untuk melakukan pembunuhan karakter terhadap Jusuf Kalla yg kemungkinan akan maju kembali pada pemilu Presiden 2014. dan para pemilik stasiun yg notabene para pembesar sebuah partai, berusaha menyingkirkan JK dengan memperlihatkan hal-hal negatif pada daerah asal beliau.
baca selengkapnya....
2011/10/05
mengurus paspor di imigrasi
pengurusan paspor sekarang sudah jauh lebih mudah dibanding jaman perang dulu *apa sih*. akses pengurusan pun sudah bisa dilakukan via online. cuman gw belom tau, apakah ada peran gw dalam hal ini. soalnya, gw dulu pernah terlibat dalam proyek paspor online di imigrasi pada tahun 2007, walaupun gw cuma ngerjain bagian sistem monitoring untuk semua server di imigrasi *tsaah*. oke, fokus! kembali lagi, sekarang pengurusan paspor tuh mudah. jadi udah gak perlu lagi kita beralasan MALAS mengantri mengurus paspor dan malah memilih memanfaatkan jasa calo. wait, jadi calo tuh salah?
okeh, sebenarnya jasa calo bermanfaat bagi orang2 yg sibuk banget dan sungguh2 gak punya waktu seharipun untuk duduk2 bengong mengantri di kantor imigrasi. hanya saja, negatifnya dari kehadiran calo ini membuka kesempatan bagi orang2 yg gak bertanggung jawab untuk melakukan KORUPSI. itu saja sih sebenarnya masalahnya. gak berat.
nah, kembali ke pengurusan calo, eh... paspor. ada dua pilihan untuk memproses pengurusan paspor (terutama pengurusan paspor baru).
pertama, permohonan paspor bisa dilakukan secara online dengan mengakses situs resmi imigrasi http://www.imigrasi.go.id/. nantinya, pada halaman utama situs imigrasi, klik pada banner "layanan Permohonan Paspor Online" yg terletak pada kolom bahu kiri.
namun, setelah mendaftar via online, kita masih harus mendatangi kantor imigrasi untuk proses pengurusan paspor selanjutnya. hal ini sekaligus memastikan kalo kita bener2 serius mau ngurus paspor, bukan sekedar bikin account kayak bikin account media sosial yg sampe lebih dari satu *eh*. nantinya, pada kantor imigrasi akan ada loket terpisah bagi yg sebelumnya telah mendaftar via online.
pilihan kedua, kita langsung mendatangi kantor2 imigrasi. usahakan datang pagi2, tapi gak perlu lah sampai datang pada hari kemarinnya. kenapa mesti datang pagi2? karena jalur antrian biasanya sudah terbentuk bahkan sebelum kantor imigrasi buka, yg biasanya jam 8.
nantinya di kantor imigrasi akan ada dua antrian, yaitu antrian permohonan paspor baru dan antrian untuk wawancara dan foto. dan ingat! foto disini bukan untuk ajang narsis, tapi untuk kebutuhan pasfoto paspor. dan ketika ngantri biasakan bertanya sama orang terdekat, karena lu pasti gak mau kan sampai kejadian salah antrian!? jangan sampe lu malah ngikut antrian toilet. MALU!
sebelumnya, pastikan sudah membawa syarat2 untuk pengurusan paspor:
- akte kelahiran (asli dan fotokopi ukuran A4)
- kartu keluarga (asli dan fotokopi ukuran A4)
- ktp (asli dan fotokopi ukuran A4-JANGAN DIPOTONG)
- orang yg butuh untuk bikin paspor (asli dan berpakaian)
pada kehadiran pertama, kita hanya menyerahkan berkas2 syarat tersebut, jangan lupa berkas yg asli diambil kembali. dan kita akan diinformasikan untuk datang kembali ke kantor imigrasi tersebut pada minggu selanjutanya untuk proses wawancara dan foto. dan kita juga diinformasikan bahwa paspor akan jadi empat hari sejak kita melakukan proses wawancara dan foto. dan biaya pembuatan paspor sebesar Rp 255000. NEXT!
mudah bukan? kita nih sudah capek berhadapan dengan kompleksnya birokrasi jaman dulu. saatnya segala proses berjalan efektif dan efisien. setuju! *kembali kerja*
baca selengkapnya....
okeh, sebenarnya jasa calo bermanfaat bagi orang2 yg sibuk banget dan sungguh2 gak punya waktu seharipun untuk duduk2 bengong mengantri di kantor imigrasi. hanya saja, negatifnya dari kehadiran calo ini membuka kesempatan bagi orang2 yg gak bertanggung jawab untuk melakukan KORUPSI. itu saja sih sebenarnya masalahnya. gak berat.
nah, kembali ke pengurusan calo, eh... paspor. ada dua pilihan untuk memproses pengurusan paspor (terutama pengurusan paspor baru).
pertama, permohonan paspor bisa dilakukan secara online dengan mengakses situs resmi imigrasi http://www.imigrasi.go.id/. nantinya, pada halaman utama situs imigrasi, klik pada banner "layanan Permohonan Paspor Online" yg terletak pada kolom bahu kiri.
namun, setelah mendaftar via online, kita masih harus mendatangi kantor imigrasi untuk proses pengurusan paspor selanjutnya. hal ini sekaligus memastikan kalo kita bener2 serius mau ngurus paspor, bukan sekedar bikin account kayak bikin account media sosial yg sampe lebih dari satu *eh*. nantinya, pada kantor imigrasi akan ada loket terpisah bagi yg sebelumnya telah mendaftar via online.
pilihan kedua, kita langsung mendatangi kantor2 imigrasi. usahakan datang pagi2, tapi gak perlu lah sampai datang pada hari kemarinnya. kenapa mesti datang pagi2? karena jalur antrian biasanya sudah terbentuk bahkan sebelum kantor imigrasi buka, yg biasanya jam 8.
nantinya di kantor imigrasi akan ada dua antrian, yaitu antrian permohonan paspor baru dan antrian untuk wawancara dan foto. dan ingat! foto disini bukan untuk ajang narsis, tapi untuk kebutuhan pasfoto paspor. dan ketika ngantri biasakan bertanya sama orang terdekat, karena lu pasti gak mau kan sampai kejadian salah antrian!? jangan sampe lu malah ngikut antrian toilet. MALU!
sebelumnya, pastikan sudah membawa syarat2 untuk pengurusan paspor:
- akte kelahiran (asli dan fotokopi ukuran A4)
- kartu keluarga (asli dan fotokopi ukuran A4)
- ktp (asli dan fotokopi ukuran A4-JANGAN DIPOTONG)
- orang yg butuh untuk bikin paspor (asli dan berpakaian)
pada kehadiran pertama, kita hanya menyerahkan berkas2 syarat tersebut, jangan lupa berkas yg asli diambil kembali. dan kita akan diinformasikan untuk datang kembali ke kantor imigrasi tersebut pada minggu selanjutanya untuk proses wawancara dan foto. dan kita juga diinformasikan bahwa paspor akan jadi empat hari sejak kita melakukan proses wawancara dan foto. dan biaya pembuatan paspor sebesar Rp 255000. NEXT!
mudah bukan? kita nih sudah capek berhadapan dengan kompleksnya birokrasi jaman dulu. saatnya segala proses berjalan efektif dan efisien. setuju! *kembali kerja*
baca selengkapnya....
2011/09/20
wartawan mesti ditatar berlaku yg sesuai!
wartawan itu berpihak kepada rakyat? itu omong kosong. satu hal yg pasti, wartawan juga punya kepentingan dan kepentingan mereka hanya berkiblat terhadap komersial atau ketenaran. percayalah itu. gw pernah menjadi bagian dari wartawan, dan gw sangat tau bagaimana tanggung jawab untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat menjadikan mereka gila kekuasaan dan selalu merasa dipihak yg benar.
kejadian tawuran antara wartawan dan siswa sma 6 ini bisa dijadikan bukti akan rendahnya kualitas wartawan kita. sebagai orang dewasa mestinya para wwartawan sudah mengerti bahwa jiwa emosional seorang siswa sma tentu masih mudah terpancing dan seorang siswa sma masih memiliki idealisme prematur yg sesuailah untuk pikiran seorang siswa sma pada umumnya.
nah, dengan karakter siswa sma yg seperti itu, mestinya wartawan tuh lebih mengayomi para siswa tersebut. berilah informasi-informasi yg berguna. sampaikan dengan cara yg sesuai dengan pola pikir siswa sma. ini kok malah memancing emosi mereka. tentu mereka akan cepat terpancing. dan hasilnya bisa kita lihat sendiri.
ini jelas lah SALAH WARTAWAN! jangan pake tameng profesi wartawan trus menyalahkan para siswa itu pada kejadian rusuh kemarin di dekat sma 6 jakarta selatan. soalnya itu justru MEMALUKAN profesi wartawan. dan lucunya berita2 yg muncul di media malah menyudutkan para siswa tersebut dan turut menyeret guru2 dan kepala sekolah. MEMALUKAN!
oh, tapi ini wajar lah, secara yg menulis berita2 itu kan wartawan2 juga, dan karena jiwa setia kawan sesama wartawan, tentu berita2 yg ditulis harus membela teman2nya sendiri. so, di mana letak independensi wartawan? seperti gw bilang sebelumnya, ITU CUMA OMONG KOSONG.
percayalah, sebagian besar berita yg ditulis oleh wartawan adalah demi menaikkan oplah, menambah jumlah iklan, atau demi ketenaran si wartawan itu sendiri. itu saja.
dan kenapa tadi gw bilang wartawan itu bisa gila kekuasaan? begini, wartawan itu bisa dianggap baris terdepan pembentuk opini masyarakat. sehingga, apa yg ditulis oleh wartawan melalui berita di media, itulah yg pertama dibaca/didengar oleh masyarakat. dan pada akhirnya itu menjadi opini publik. nah, itulah kekuasaan yg hanya dimiliki wartawan.
sayangnya, dengan kekuasaan itu, menjadikan wartawan malah lupa diri dan jadi selalu merasa paling benar. ini muncul ya karena wartawan merasa bahwa dialah suara rakyat. oleh karenanya, wartawan juga perlu diminta pertanggungjawaban mereka. jangan kata2 PERS menjadi tameng dari perbuatan2 mereka yg seringnya merugikan rakyat.
jadi, bukanlah para siswa itu yg mesti ditatar, TAPI PARA WARTAWAN LAH YG MESTI DITERTIBKAN DAN DITATAR AGAR BISA BERLAKU YG LAYAK TERHADAP MASYARAKAT.
rusuh yg dimunculkan oleh wartawan itu, mungkin kali ini terhadap siswa sma. bukan gak mungkin, mereka juga akan lancang terhadap mahasiswa. ya kan?
baca selengkapnya....
kejadian tawuran antara wartawan dan siswa sma 6 ini bisa dijadikan bukti akan rendahnya kualitas wartawan kita. sebagai orang dewasa mestinya para wwartawan sudah mengerti bahwa jiwa emosional seorang siswa sma tentu masih mudah terpancing dan seorang siswa sma masih memiliki idealisme prematur yg sesuailah untuk pikiran seorang siswa sma pada umumnya.
nah, dengan karakter siswa sma yg seperti itu, mestinya wartawan tuh lebih mengayomi para siswa tersebut. berilah informasi-informasi yg berguna. sampaikan dengan cara yg sesuai dengan pola pikir siswa sma. ini kok malah memancing emosi mereka. tentu mereka akan cepat terpancing. dan hasilnya bisa kita lihat sendiri.
ini jelas lah SALAH WARTAWAN! jangan pake tameng profesi wartawan trus menyalahkan para siswa itu pada kejadian rusuh kemarin di dekat sma 6 jakarta selatan. soalnya itu justru MEMALUKAN profesi wartawan. dan lucunya berita2 yg muncul di media malah menyudutkan para siswa tersebut dan turut menyeret guru2 dan kepala sekolah. MEMALUKAN!
oh, tapi ini wajar lah, secara yg menulis berita2 itu kan wartawan2 juga, dan karena jiwa setia kawan sesama wartawan, tentu berita2 yg ditulis harus membela teman2nya sendiri. so, di mana letak independensi wartawan? seperti gw bilang sebelumnya, ITU CUMA OMONG KOSONG.
percayalah, sebagian besar berita yg ditulis oleh wartawan adalah demi menaikkan oplah, menambah jumlah iklan, atau demi ketenaran si wartawan itu sendiri. itu saja.
dan kenapa tadi gw bilang wartawan itu bisa gila kekuasaan? begini, wartawan itu bisa dianggap baris terdepan pembentuk opini masyarakat. sehingga, apa yg ditulis oleh wartawan melalui berita di media, itulah yg pertama dibaca/didengar oleh masyarakat. dan pada akhirnya itu menjadi opini publik. nah, itulah kekuasaan yg hanya dimiliki wartawan.
sayangnya, dengan kekuasaan itu, menjadikan wartawan malah lupa diri dan jadi selalu merasa paling benar. ini muncul ya karena wartawan merasa bahwa dialah suara rakyat. oleh karenanya, wartawan juga perlu diminta pertanggungjawaban mereka. jangan kata2 PERS menjadi tameng dari perbuatan2 mereka yg seringnya merugikan rakyat.
jadi, bukanlah para siswa itu yg mesti ditatar, TAPI PARA WARTAWAN LAH YG MESTI DITERTIBKAN DAN DITATAR AGAR BISA BERLAKU YG LAYAK TERHADAP MASYARAKAT.
rusuh yg dimunculkan oleh wartawan itu, mungkin kali ini terhadap siswa sma. bukan gak mungkin, mereka juga akan lancang terhadap mahasiswa. ya kan?
baca selengkapnya....
2010/08/19
trik mengelabui blocking situs porno oleh pemerintah
jangan salah sangka sama judul di atas, soalnya aku justru mendukung usaha pemerintah --dalam hal ini melalui menkominfo yg dibantu ISP-ISP lokal-- untuk mem-block akses ke situs2 porno. proses membangun sistem blocking situs porno membutuhkan waktu yg gak sebentar. dan hingga saat ini, belum ada negara yang bisa membangun sistem blocking situs porno yang berhasil berjalan fully-efective.
aku justru mengutuk orang2 yang mengkritisi soal belum sempurnanya sistem yang dibuat menkominfo ini, namun tanpa menawarkan solusi. bahkan ada yang malah mengangkat soal SPAM, itu sih udah soal yang berbeda lagi, TOLOL! menurut aku, mereka cuma kumpulan orang2 sok intelek yang hanya bisa cuap-cuap, padahal BODOH. pertanyaan ku justru, orang2 IDIOT itu bisa gak membangun sistem blocking-situs yang fully-efective? secara personal, aku tantang kalo berani!
kembali ke inti tulisan ini, sejauh yang aku tahu, sistem yang dibangun menkominfo bekerjasama dengan ISP-ISP lokal --dan juga ada beberapa organisasi2 lainnya-- adalah masih sebatas nama host yang dituju. contohnya situs www.playboy.com. maka sistemnya akan memblock situs yang mengandung kata "www.playboy.com" dengan memberikan resolving situs itu pun tidak menuju pada alamat IP dari situs asalnya. seperti gambar di bawah ini:
dari gambar di atas, resolving situs www.playboy.com asalnya adalah menuju ke alamat IP 216.163.137.68, namun jika mengganti resolving situsnya melalui server DNS ISP lokal (dalam gambar menggunakan server DNS IndosatM2: 202.155.0.10), maka resolving situs www.playboy.com berubah, yaitu diarahkan ke 124.81.92.132, yang hasilnya adalah situs di bawah ini:
oke, trus bagaimana mengakali sistem blocking seperti ini?
pertama, aku menawarkan sebuah langkah mudah. ini bisa dilakukan oleh siapa saja, kamu tinggal menggunakan semacam situs proxy web-based, salah satu situs yang bisa dimanfaatkan adalah situs asal jerman ini: http://anonymouse.org/
kemudian, pilih bahasa saja bahasa inggris, lalu masukkan alamat situs yang ingin dituju. dan tada... mudah bukan?
lalu, bagaimana usaha pemerintah untuk mencegah hal diatas agar tetap ter-block? menurut aku, disamping mendaftar situs2 porno, pemerintah perlu juga mendaftar situs-situs semacam ini agar tidak dapat diakses masyarakat.
kedua, ada sebuah langkah rada gak mudah. yaitu mengubah setting alamat tujuan server DNS pada komputer kamu dengan menggunakan DNS publik, seperti DNS publik punya Google: 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 atau DNS publik yg lama dikenal: 4.2.2.1, 4.2.2.2, 4.2.2.3, 4.2.2.4, 4.2.2.5, dan 4.2.2.6 atau menggunakan DNS-DNS publik lainnya.
agar trik dengan DNS publik ini tidak terjadi, pemerintah perlu mem-block akses ke alamat2 IP DNS publik tersebut, caranya dengan melakukan firewall pada level backbone, dengan menjadikan alamat2 IP tersebut dalam daftar black-list. kira-kira mampukah pemerintah kita melakukan langkah ini? menurutku... mestinya MAMPU!
ketiga, langkah yang satu ini lumayan berat. adalah dengan membuat server DNS sendiri. DNS server di sini bukanlah sekedar server DNS forwarder, tapi server DNS sejati. dan jangan lupa pada server DNS juga dikonfigurasi nameserver2 root alias zone "." agar client DNS bisa mengakses Internet. pada beberapa distro Linux (misalnya Redhat atau Fedora), konfigurasi nameserver2 root ini termasuk dalam paket caching-nameserver. nah, dengan begini, user akan menggunakan server DNS sendiri dan pemerintah tidak dapat menghalangi hal ini, karena server DNS berada dalam jaringan lokal. pada langkah ini, hanya sang administrator sistem yang bisa menentukan situs2 mana aja yg aksesnya diblock yang mana yang tidak.
trus, langkah yang diperlukan dari pemerintah agar akses masyarakat ke situs2 porno tetap ke-block adalah dengan manambah sistemnya dengan tidak hanya sebatas nama host, tapi lebih ke content-filtering. sudah banyak perangkat2 yang mendukung fitur content filtering ini. aku tidak akan menyebut merk di sini, soalnya nanti jadi terkesan menjual.
btw, kenapa sih aku menulis blog ini? pan katanya mendukung gerakan yang dilakukan menkominfo? hmm, aku menulis ini justru membantu pihak menkominfo dengan memberikan info soal celah2 yang bisa digunakan masyarakat untuk mengelabui sistem yang dibangun menkominfo dan ISP2 lokal.
toh, kalo kalian perhatikan, aku menyertakan solusi untuk pemerintah untuk masing2 trik di atas. memang langkah2 solusi tadi di atas belum menjamin akan berhasil 100%, tapi, kembali lagi, mang ada sistem yang sempurna? setidaknya dengan perbaikan2 nantinya kualitas sistemnya akan terus membaik, ya kan? dan sebenarnya masih banyak trik2 lain, kalian bisa nyari sendiri deh di Internet.
sangat penting bagi kita untuk berpikir terbuka dan bersikap optimis untuk Indonesia yang lebih baik. jangan cuma bisa jadi jagoan ngomong.
baca selengkapnya....
aku justru mengutuk orang2 yang mengkritisi soal belum sempurnanya sistem yang dibuat menkominfo ini, namun tanpa menawarkan solusi. bahkan ada yang malah mengangkat soal SPAM, itu sih udah soal yang berbeda lagi, TOLOL! menurut aku, mereka cuma kumpulan orang2 sok intelek yang hanya bisa cuap-cuap, padahal BODOH. pertanyaan ku justru, orang2 IDIOT itu bisa gak membangun sistem blocking-situs yang fully-efective? secara personal, aku tantang kalo berani!
kembali ke inti tulisan ini, sejauh yang aku tahu, sistem yang dibangun menkominfo bekerjasama dengan ISP-ISP lokal --dan juga ada beberapa organisasi2 lainnya-- adalah masih sebatas nama host yang dituju. contohnya situs www.playboy.com. maka sistemnya akan memblock situs yang mengandung kata "www.playboy.com" dengan memberikan resolving situs itu pun tidak menuju pada alamat IP dari situs asalnya. seperti gambar di bawah ini:
dari gambar di atas, resolving situs www.playboy.com asalnya adalah menuju ke alamat IP 216.163.137.68, namun jika mengganti resolving situsnya melalui server DNS ISP lokal (dalam gambar menggunakan server DNS IndosatM2: 202.155.0.10), maka resolving situs www.playboy.com berubah, yaitu diarahkan ke 124.81.92.132, yang hasilnya adalah situs di bawah ini:
oke, trus bagaimana mengakali sistem blocking seperti ini?
pertama, aku menawarkan sebuah langkah mudah. ini bisa dilakukan oleh siapa saja, kamu tinggal menggunakan semacam situs proxy web-based, salah satu situs yang bisa dimanfaatkan adalah situs asal jerman ini: http://anonymouse.org/
kemudian, pilih bahasa saja bahasa inggris, lalu masukkan alamat situs yang ingin dituju. dan tada... mudah bukan?
lalu, bagaimana usaha pemerintah untuk mencegah hal diatas agar tetap ter-block? menurut aku, disamping mendaftar situs2 porno, pemerintah perlu juga mendaftar situs-situs semacam ini agar tidak dapat diakses masyarakat.
kedua, ada sebuah langkah rada gak mudah. yaitu mengubah setting alamat tujuan server DNS pada komputer kamu dengan menggunakan DNS publik, seperti DNS publik punya Google: 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 atau DNS publik yg lama dikenal: 4.2.2.1, 4.2.2.2, 4.2.2.3, 4.2.2.4, 4.2.2.5, dan 4.2.2.6 atau menggunakan DNS-DNS publik lainnya.
agar trik dengan DNS publik ini tidak terjadi, pemerintah perlu mem-block akses ke alamat2 IP DNS publik tersebut, caranya dengan melakukan firewall pada level backbone, dengan menjadikan alamat2 IP tersebut dalam daftar black-list. kira-kira mampukah pemerintah kita melakukan langkah ini? menurutku... mestinya MAMPU!
ketiga, langkah yang satu ini lumayan berat. adalah dengan membuat server DNS sendiri. DNS server di sini bukanlah sekedar server DNS forwarder, tapi server DNS sejati. dan jangan lupa pada server DNS juga dikonfigurasi nameserver2 root alias zone "." agar client DNS bisa mengakses Internet. pada beberapa distro Linux (misalnya Redhat atau Fedora), konfigurasi nameserver2 root ini termasuk dalam paket caching-nameserver. nah, dengan begini, user akan menggunakan server DNS sendiri dan pemerintah tidak dapat menghalangi hal ini, karena server DNS berada dalam jaringan lokal. pada langkah ini, hanya sang administrator sistem yang bisa menentukan situs2 mana aja yg aksesnya diblock yang mana yang tidak.
trus, langkah yang diperlukan dari pemerintah agar akses masyarakat ke situs2 porno tetap ke-block adalah dengan manambah sistemnya dengan tidak hanya sebatas nama host, tapi lebih ke content-filtering. sudah banyak perangkat2 yang mendukung fitur content filtering ini. aku tidak akan menyebut merk di sini, soalnya nanti jadi terkesan menjual.
btw, kenapa sih aku menulis blog ini? pan katanya mendukung gerakan yang dilakukan menkominfo? hmm, aku menulis ini justru membantu pihak menkominfo dengan memberikan info soal celah2 yang bisa digunakan masyarakat untuk mengelabui sistem yang dibangun menkominfo dan ISP2 lokal.
toh, kalo kalian perhatikan, aku menyertakan solusi untuk pemerintah untuk masing2 trik di atas. memang langkah2 solusi tadi di atas belum menjamin akan berhasil 100%, tapi, kembali lagi, mang ada sistem yang sempurna? setidaknya dengan perbaikan2 nantinya kualitas sistemnya akan terus membaik, ya kan? dan sebenarnya masih banyak trik2 lain, kalian bisa nyari sendiri deh di Internet.
sangat penting bagi kita untuk berpikir terbuka dan bersikap optimis untuk Indonesia yang lebih baik. jangan cuma bisa jadi jagoan ngomong.
baca selengkapnya....
2010/05/07
seberapa perhatian kamu sama bumi kita?
pyuh, lelah juga abis berjalan kaki dari halte busway ke rumah. sepanjang perjalanan selama 1,5 km itu aku berpikir kalo bumi kita ini sedang sekarat? kamu sendiri nyadar gak? eh, beneran! ini bukan seperti joke opera van java, tapi ini peringatan buat kita semua. dan aku udah gak perlu bahas siapa yang menyebabkan ini terjadi, soalnya pelakunya adalah kita semua, manusia, makhluk superior bumi! nah, kalo udah tau begini apa yang akan kamu lakukan? akankah kamu mengubah gaya hidup kamu? akankah tergerak hatimu tuk memberi semangat lagi kepada bumi.
efek pemanasan global (atau yang dikenal dengan bahasa kerennya: global warming) kayaknya udah gak maen-maen. pengikisan es di bumi yang disebabkannya dah menunjuk titik kritis. bukannya sok pake bahasa koran, tapi itu sungguh membuat aku khawatir. coba deh baca berita soal volume es di kutub utara yang semakin berkurang dan berkurang dan berkurang, atau gak perlu jauh-jauh, salju abadi di puncak pegunungan jaya wijaya pun mengalami penyusutan drastis. penyusutan salju abadi itu diperlihatkan oleh tim wanadri ketika melakukan ekspedisi tujuh puncak dunia. kita bisa kok menemukan berita2 tentang ekspedisi ini di internet.
kembali ke kita, para pelaku, kita harus merubah gaya hidup kita... dari sekarang!
pertama: sampah
kebiasaan manusia dengan benda yang satu ini tergolong yang paling susah berubah. sudah terlalu sering kita melihat sampah2 yang berserakan di sekitar kita, apalagi dengan pemandangan sampah2 yang berserakan di kali/sungai, terutama di JAKARTA. padahal sampah2 itu lah yang mengakibatkan banjir setiap tahunnya, tapi apa reaksi manusia? setiap menonton wawancara di teve, para korban tidak bosan2nya berkata, "banjir? ah sudah biasa. setiap tahun juga begini." dan ditambah komentar "mestinya tugas pemerintah untuk mencegah terjadinya banjir ini."
jawaban2 wawancara tersebut jelas memperlihatkan bahwa manusia tuh makhluk pemalas. mereka pasrah saja dengan banjir dan tidak berniat untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. pembuangan sampah secara sembarangan tetap saja dilakukan. udah gitu, jeleknya mereka justru menyalahkan pemerintah. mereka maunya pemerintah yang membersihkan sampah2 itu, sementara mereka tetap membuang sampah sembarangan. yah, makhluk malas.... dan manja! lengkaplah.
tapi, membuang sampah pada tempatnya pun sebenarnya tidak menyelesaikan masalah. kok begitu? soalnya, setiap hari sampah semakin banyak. tempat sampah pun semakin kewalahan menampung semua sampah yang tidak henti2nya datang. jadi, apa nih solusinya? kalo menurut aku, mungkin moto kebersihan bukan lagi "jangan buang sampah sembarangan", tapi ganti dengan "jangan menyampah". jangan menyampah bisa berarti kita musnahkan sendiri sampah kita, dan untuk sampah2 yang tidak bisa dimusnahkan, kita daur ulang atau serahkan ke pihak-pihak yang bersedia untuk mendaur ulang.
oke, pembahasannya semakin membesar seperti bola salju. yang pasti sih, kita sendiri yang memulai. mulai dari buang sampah pada tempatnya. itu saja! aku sendiri sudah melakukan hal ini sejak sma. toh demi kebaikan kita semua, dan bagi kelestarian bumi kita.
kedua: kendaraan
masalah kendaraan justru semakin parah. aku gak mau bahas jauh-jauh, cukup membahas permasalahan kendaraan di jakarta sudah bikin aku keringat dingin.
salah satu karakter orang jakarta adalah keras kepala. kenapa? kemacetan gak pernah hilang dari jakarta, dan pemilik kendaraan pribadi tetap saja membawa kendaraan tercintanya di jalan2 jakarta. mungkin mereka merasa, toh macet bagian dari hidup di jakarta. anehnya, kalo memang mereka merasa seperti itu, kok selalu saja marah2 soal kemacetan di jakarta, dan selalu saja melampiaskannya ke pemerintah. padahal, kalo saja mereka mau bercermin, sebenarnya mereka lah penyebab kemacetan itu! khususnya, kendaraan yang mereka bawa itulah yang membuat jalanan di jakarta seperti lautan mesin dan asap knalpot.
pemerintah sudah menyediakan fasilitas kendaraan umum, dari bajaj, angkot, metromini, kopaja, bis, transjakarta, hingga kereta sebagai alat transportasi alternatif. oh, tapi tidak. mereka tetap saja bersikeras membawa kendaraan pribadi. soalnya berhubungan dengan gengsi dan harga diri. aneh!! aku tidak menyalahkan mereka memiliki mobil, tapi aku menyalahkan mereka karena tidak/kurang memanfaatkan kendaraan umum.
kalo cuma sekedar pergi ke suatu tempat nongrong/bekerja, sendirian pula, dan kendaraan bakal nganggur dalam waktu lama, kenapa gak memanfaatkan kendaraan umum saja sih? dengan menggunakan kendaraan umum, kamu kan sudah menghemat tempat parkir, mengurangi penggunaan bahan bakar minyak dunia, mengurangi polusi udara, dan tentunya kemacetan jadi berkurang.
bagaimana mengurangi penggunaan kendaraan pribadi ini. hmm, aku tergolong radikal dalam hal kendaraan, karena menurut aku, perlu tindakan radikal untuk mengubah prilaku pemilik kendaraan2 pribadi ini.
tindakan pertama adalah dengan menaikkan tarif BBM. kalo bisa semahal mungkin, bahkan kalau perlu diatas harga standar dunia. dan hasil dari kelebihan tarif tersebut bisa digunakan sebagai subsidi BBM bagi kendaraan2 umum, sehingga tarif angkutan umum bisa ditekan menjadi lebih murah.
mungkin dengan tarif mahal pengguna kendaraan pribadi tetap tidak berkurang, maka perlu tindakan yang kedua, yaitu menaikkan tarif parkir. menurut aku, sudah seharusnya tarif parkir itu ditetapkan mahal, karena kendaraan itu menggunakan ruang tanah yang seharusnya bisa dimanfaatkan sebagai daerah untuk serapan air.
kedua tindakan itulah yang harus dilakukan pemerintah untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. sebenarnya masih ada tindakan lain yang harus dilakukan pemerintah, tapi mulai dari yang kecil dulu. jangan serakah... *halah*
ketiga: rumah
lho kok rumah? mangnya kita mau tinggal di mana? apa mesti kita kembali lagi ke jaman batu dan tinggal di goa2? lho, kalo memang perlu, kenapa tidak? bukan, bukan itu maksudnya.
trus? penduduk bumi tuh setiap tahun terus bertambah dan bertambah. memang banyak kejadian kematian setiap hari. bahkan sering tertulis di televisi mengenai fakta-fakta bahwa 10 anak meninggal setiap detik karena kelaparan, dan sebagainya. tapi, nyatanya jumlah penduduk manusia tidak pernah berkurang.
oke, fakta sudah disebutkan. trus, apa hubungannya dengan rumah?
nah, bertambahnya jumlah penduduk, tentu berarti bertambah pula kebutuhan tempat tinggal. dan berarti luas tanah menjadi berkurang. kalau pola itu terus berlanjut dan berlanjut, maka ruang tanah akan habis berganti tempat tinggal. dan tidak ada lagi tempat buat pohon2 dan tanaman. dan bumi pun menjadi tandus. akh, banyangan yg menyeramkan. oke, walaupun mungkin hal itu bukan kita yang mengalami, tapi relakah kamu kalau itu terjadi pada anak-cucu kita?
nah, sekarang sudah banyak bermunculan apartemen, dari apartemen level bersubsidi hingga kelas mewah. mungkin ini solusi yang tepat untuk mengurangi penggunaan ruang tanah sebagai tempat tinggal.
memang nikmat rasanya memiliki rumah yang dilengkapi tanah yang nantinya bisa dijadikan taman dan ditanam berbagai jenis tanaman, tapi apakah harus memiliki halaman rumah untuk melakukan itu semua? kita bisa saja kok memiliki ruang tanah yang nantinya dijadikan kebun atau taman dan tetap tinggal di apartemen, ya kan? memang rasanya berbeda dengan taman di rumah sendiri, tapi demi kelangsungan hidup bumi kita tercinta, kita memang harus berkorban. nah, maukah kamu berkorban?
nah, dari tiga hal tadi: sampah, kendaraan, rumah. aku selalu membuang sampah pada tempatnya, dan jika belum menemukan tempat sampah, aku menyimpan sampah di kantongku dulu sementara, untuk kemudian dibuang ke tempatnya. soal kendaraan, sampai sekarang aku masih memutuskan untuk tidak membeli kendaraan. aku merasa lebih nikmat menggunakan kendaraan umum. dan soal rumah, rasanya itu sudah teratasi. mungkin itu masih belum cukup, tapi setidaknya aku berusaha dan berusaha. nah, bagaimana dengan kamu, hah?
sekedar tambahan, pesta blogger 2010 nantinya berencana diselenggarakan dengan konsep go green. tapi, aku masih tunggu sampai waktu penyelenggaraannya, apakah masih banyak yang menyampah di acara tersebut? banyak kah peserta pesta blogger yang membawa kendaraannya sendiri? kita lihat saja nanti. semoga saja, konsep go green-nya bukan sekedar cuap2 tiada arti.
intermezo:
dari banyaknya media2 indonesia, terutama media online, baru kompas.com yang memberikan perhatian lebih terhadap persoalan pemanasan global di dunia. hal ini diperlihatkan kompas.com dengan menyediakan bagian khusus untuk membahas persoalan ini: http://sains.kompas.com/globalwarming
baca selengkapnya....
efek pemanasan global (atau yang dikenal dengan bahasa kerennya: global warming) kayaknya udah gak maen-maen. pengikisan es di bumi yang disebabkannya dah menunjuk titik kritis. bukannya sok pake bahasa koran, tapi itu sungguh membuat aku khawatir. coba deh baca berita soal volume es di kutub utara yang semakin berkurang dan berkurang dan berkurang, atau gak perlu jauh-jauh, salju abadi di puncak pegunungan jaya wijaya pun mengalami penyusutan drastis. penyusutan salju abadi itu diperlihatkan oleh tim wanadri ketika melakukan ekspedisi tujuh puncak dunia. kita bisa kok menemukan berita2 tentang ekspedisi ini di internet.
kembali ke kita, para pelaku, kita harus merubah gaya hidup kita... dari sekarang!
pertama: sampah
kebiasaan manusia dengan benda yang satu ini tergolong yang paling susah berubah. sudah terlalu sering kita melihat sampah2 yang berserakan di sekitar kita, apalagi dengan pemandangan sampah2 yang berserakan di kali/sungai, terutama di JAKARTA. padahal sampah2 itu lah yang mengakibatkan banjir setiap tahunnya, tapi apa reaksi manusia? setiap menonton wawancara di teve, para korban tidak bosan2nya berkata, "banjir? ah sudah biasa. setiap tahun juga begini." dan ditambah komentar "mestinya tugas pemerintah untuk mencegah terjadinya banjir ini."
jawaban2 wawancara tersebut jelas memperlihatkan bahwa manusia tuh makhluk pemalas. mereka pasrah saja dengan banjir dan tidak berniat untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. pembuangan sampah secara sembarangan tetap saja dilakukan. udah gitu, jeleknya mereka justru menyalahkan pemerintah. mereka maunya pemerintah yang membersihkan sampah2 itu, sementara mereka tetap membuang sampah sembarangan. yah, makhluk malas.... dan manja! lengkaplah.
tapi, membuang sampah pada tempatnya pun sebenarnya tidak menyelesaikan masalah. kok begitu? soalnya, setiap hari sampah semakin banyak. tempat sampah pun semakin kewalahan menampung semua sampah yang tidak henti2nya datang. jadi, apa nih solusinya? kalo menurut aku, mungkin moto kebersihan bukan lagi "jangan buang sampah sembarangan", tapi ganti dengan "jangan menyampah". jangan menyampah bisa berarti kita musnahkan sendiri sampah kita, dan untuk sampah2 yang tidak bisa dimusnahkan, kita daur ulang atau serahkan ke pihak-pihak yang bersedia untuk mendaur ulang.
oke, pembahasannya semakin membesar seperti bola salju. yang pasti sih, kita sendiri yang memulai. mulai dari buang sampah pada tempatnya. itu saja! aku sendiri sudah melakukan hal ini sejak sma. toh demi kebaikan kita semua, dan bagi kelestarian bumi kita.
kedua: kendaraan
masalah kendaraan justru semakin parah. aku gak mau bahas jauh-jauh, cukup membahas permasalahan kendaraan di jakarta sudah bikin aku keringat dingin.
salah satu karakter orang jakarta adalah keras kepala. kenapa? kemacetan gak pernah hilang dari jakarta, dan pemilik kendaraan pribadi tetap saja membawa kendaraan tercintanya di jalan2 jakarta. mungkin mereka merasa, toh macet bagian dari hidup di jakarta. anehnya, kalo memang mereka merasa seperti itu, kok selalu saja marah2 soal kemacetan di jakarta, dan selalu saja melampiaskannya ke pemerintah. padahal, kalo saja mereka mau bercermin, sebenarnya mereka lah penyebab kemacetan itu! khususnya, kendaraan yang mereka bawa itulah yang membuat jalanan di jakarta seperti lautan mesin dan asap knalpot.
pemerintah sudah menyediakan fasilitas kendaraan umum, dari bajaj, angkot, metromini, kopaja, bis, transjakarta, hingga kereta sebagai alat transportasi alternatif. oh, tapi tidak. mereka tetap saja bersikeras membawa kendaraan pribadi. soalnya berhubungan dengan gengsi dan harga diri. aneh!! aku tidak menyalahkan mereka memiliki mobil, tapi aku menyalahkan mereka karena tidak/kurang memanfaatkan kendaraan umum.
kalo cuma sekedar pergi ke suatu tempat nongrong/bekerja, sendirian pula, dan kendaraan bakal nganggur dalam waktu lama, kenapa gak memanfaatkan kendaraan umum saja sih? dengan menggunakan kendaraan umum, kamu kan sudah menghemat tempat parkir, mengurangi penggunaan bahan bakar minyak dunia, mengurangi polusi udara, dan tentunya kemacetan jadi berkurang.
bagaimana mengurangi penggunaan kendaraan pribadi ini. hmm, aku tergolong radikal dalam hal kendaraan, karena menurut aku, perlu tindakan radikal untuk mengubah prilaku pemilik kendaraan2 pribadi ini.
tindakan pertama adalah dengan menaikkan tarif BBM. kalo bisa semahal mungkin, bahkan kalau perlu diatas harga standar dunia. dan hasil dari kelebihan tarif tersebut bisa digunakan sebagai subsidi BBM bagi kendaraan2 umum, sehingga tarif angkutan umum bisa ditekan menjadi lebih murah.
mungkin dengan tarif mahal pengguna kendaraan pribadi tetap tidak berkurang, maka perlu tindakan yang kedua, yaitu menaikkan tarif parkir. menurut aku, sudah seharusnya tarif parkir itu ditetapkan mahal, karena kendaraan itu menggunakan ruang tanah yang seharusnya bisa dimanfaatkan sebagai daerah untuk serapan air.
kedua tindakan itulah yang harus dilakukan pemerintah untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. sebenarnya masih ada tindakan lain yang harus dilakukan pemerintah, tapi mulai dari yang kecil dulu. jangan serakah... *halah*
ketiga: rumah
lho kok rumah? mangnya kita mau tinggal di mana? apa mesti kita kembali lagi ke jaman batu dan tinggal di goa2? lho, kalo memang perlu, kenapa tidak? bukan, bukan itu maksudnya.
trus? penduduk bumi tuh setiap tahun terus bertambah dan bertambah. memang banyak kejadian kematian setiap hari. bahkan sering tertulis di televisi mengenai fakta-fakta bahwa 10 anak meninggal setiap detik karena kelaparan, dan sebagainya. tapi, nyatanya jumlah penduduk manusia tidak pernah berkurang.
oke, fakta sudah disebutkan. trus, apa hubungannya dengan rumah?
nah, bertambahnya jumlah penduduk, tentu berarti bertambah pula kebutuhan tempat tinggal. dan berarti luas tanah menjadi berkurang. kalau pola itu terus berlanjut dan berlanjut, maka ruang tanah akan habis berganti tempat tinggal. dan tidak ada lagi tempat buat pohon2 dan tanaman. dan bumi pun menjadi tandus. akh, banyangan yg menyeramkan. oke, walaupun mungkin hal itu bukan kita yang mengalami, tapi relakah kamu kalau itu terjadi pada anak-cucu kita?
nah, sekarang sudah banyak bermunculan apartemen, dari apartemen level bersubsidi hingga kelas mewah. mungkin ini solusi yang tepat untuk mengurangi penggunaan ruang tanah sebagai tempat tinggal.
memang nikmat rasanya memiliki rumah yang dilengkapi tanah yang nantinya bisa dijadikan taman dan ditanam berbagai jenis tanaman, tapi apakah harus memiliki halaman rumah untuk melakukan itu semua? kita bisa saja kok memiliki ruang tanah yang nantinya dijadikan kebun atau taman dan tetap tinggal di apartemen, ya kan? memang rasanya berbeda dengan taman di rumah sendiri, tapi demi kelangsungan hidup bumi kita tercinta, kita memang harus berkorban. nah, maukah kamu berkorban?
nah, dari tiga hal tadi: sampah, kendaraan, rumah. aku selalu membuang sampah pada tempatnya, dan jika belum menemukan tempat sampah, aku menyimpan sampah di kantongku dulu sementara, untuk kemudian dibuang ke tempatnya. soal kendaraan, sampai sekarang aku masih memutuskan untuk tidak membeli kendaraan. aku merasa lebih nikmat menggunakan kendaraan umum. dan soal rumah, rasanya itu sudah teratasi. mungkin itu masih belum cukup, tapi setidaknya aku berusaha dan berusaha. nah, bagaimana dengan kamu, hah?
sekedar tambahan, pesta blogger 2010 nantinya berencana diselenggarakan dengan konsep go green. tapi, aku masih tunggu sampai waktu penyelenggaraannya, apakah masih banyak yang menyampah di acara tersebut? banyak kah peserta pesta blogger yang membawa kendaraannya sendiri? kita lihat saja nanti. semoga saja, konsep go green-nya bukan sekedar cuap2 tiada arti.
intermezo:
dari banyaknya media2 indonesia, terutama media online, baru kompas.com yang memberikan perhatian lebih terhadap persoalan pemanasan global di dunia. hal ini diperlihatkan kompas.com dengan menyediakan bagian khusus untuk membahas persoalan ini: http://sains.kompas.com/globalwarming
baca selengkapnya....
labels: curhat, go green, kendaraan, lingkungan, manusia, pemerintah, pesta blogger 2010, pribadi, rumah, sampah
2010/03/31
gayus dan trik menjadi orang kaya
harus gw akuin, pencapaian gayus jauh di atas gw. soalnya diusia yang sama kayak gw (18 tahun), dia udah memiliki rumah di kompleks mewah-kelapa gading. dan gak cuman sampai di itu, kabarnya dia juga punya rumah dan apartment di singapura. dan yang bikin keringat dingin, mobil mewah yang dimiliki beliau gak cuman satu.... lebih! padahal kan usianya masih segitu... 18 tahun!! dan semua itu diperoleh dengan hanya 5 tahun kerja di pajak. CUMI!
well, gak apa-apa kan kalo gw merasa cemburu. cemburu kan merupakan salah satu sifat dasar manusia. dan kalian kan tau kalo manusia tuh ciptaan Tuhan. dan Tuhan tuh cuman satu adanya. jadi intinya, bukanlah suatu perbuatan dosa kalo gw masih ngerasa berusia 18 tahun. *apa sih?*
gw bener2 gak abis pikir, si gayus nih membuat orang2 sebayanya menjadi minder, terutama gw. gara2 pencapaiannya gayus, gw sampe dibikin malu keluar rumah dan ngerasa gak enak hati setiap mau berangkat kerja. dan akhir-akhir ini, gw jadi lebih sering menutup2in muka setiap gw jalan2 di luar rumah. pas saat di kantor pun, sekarang gw jadi lebih banyak nunduk. akibatnya kerjaan sampe gak kelar2. bahkan ngobrol sama orang tua pun, gw udah gak berani lebih keras dari 10 desibel. soalnya dengan pencapaiannya, gayus udah jadi standar nasehat orang tua kepada anaknya. dikit-dikit nyinggung, "tuh, gayus baru 30 tahun udah punya rumah, mobil, dan apartment. kalo kamu apa?"
dan sekarang, gw udah menjelma menjadi makhluk yang memiliki kadar percaya diri NOL. minder!
pikir gw, kalo gw aja --yang sebaya sama gayus-- ngerasanya udah kayak gini, apalagi yang lebih tua dari gayus yah? pasti jalanan jadi sepi dari orang2 yang lebih tua dari gw. tapi nyatanya nggak tuh! ternyata perasaan gw aja yang terlalu belebihan. *syukurlah*
tapi, satu hal yang gw kagumi dari pribadi gayus ini. dia jujur (baca: berani) memperlihatkan kekayaannya, walaupun itu hasil dari penggelapan uang pajak. padahal, sebenarnya banyak oknum pegawai pajak lainnya yang juga melakukan hal yang sama dilakukan gayus, bahkan lebih parah, tapi mereka tetap tampil low-profile dengan rumah dan mobil sederhana. maksudnya agar tidak dicurigai oleh pihak-pihak berwajib, termasuk tetangganya. cerdas ya!
tapi, bagaimana sih ceritanya si gayus bisa memiliki hadup semewah itu?
pertama, dia pinter memilih tempat bekerja. kok pinter? soalnya di mana lagi tempat yang di mana uang selalu mengalir masuk dan masuk dan masuk, tapi sepertinya tidak pernah keluar dari tempat itu. yah, dimana lagi kalo bukan di kantor pajak. kenapa gw bilang gak uangnya gak pernah keluar? soalnya, gw yang selalu membayar pajak (ini jujur), tapi tetap ada aja tuh bolong-bolong di jalan depat rumah gw. gak ada pengaspalan lagi biar jalanannya kembali mulus lagi. berarti kan duit gw yang mestinya buat perbaikan jalan, tapi ternyata gak digunakan sama sekali. hmm, mungkin aja sih digunakan sama oknum pegawai pajak, tapi gw gak tau lah. pokoknya gw udah menjalankan peran saya sebagai warga yang taat membayar pajak. itu saja.
trus yang kedua (sampe ngalor-ngidul... hihihi), gak cuma warga saja, tapi setiap perusahaan juga diharuskan membayar pajak. namun, terkadang perusahaan2 tersebut keberatan membayar keseluruhan jumlah pajak yang dibebankan pemerintah. nah kemudian, keberatan ini dibawa oleh perusahaan2 tersebut ke ditjen pajak buat dipertanyakan lebih lanjut, apakah benar mereka diwajibkan membayar pajak sejumlah yang ditetapkan pemerintah itu.
nah, di situlah gayus dan teman2nya beraksi. perusahaan-perusahaan yang keberatan tersebut kemudian mendekati orang2 di ditjen pajak, seperti gayus dan teman2nya itu, agar bisa memanipulasi jumlah pajak yang diwajibkan ke mereka, sehingga beban pajak perusahaan2 tersebut menjadi jauh lebih rendah dari sebellumnya.
ilustrasinya begini: misalkan, perusahaan tersebut diwajibkan untuk membayar pajak sebesar 200juta. namun, dengan melakukan perjanjian dengan gayus, gayus kemudian memanipulasi data di kantor pajak agar perusahaan tersebut hanya harus membayar pajak sebesar 50 juta saja. dan sebagai balas jasa, perusahaan2 tersebut kemudian 50juta kepada gayus. sehingga, total akhir yang mereka keluarkan menjadi 100juta saja atau hemat 50% dari total jumlah pajak yang mesti dibayarkan. apa gak membuat perusahaan itu tergiur?
dari ilustrasi tersebut, tentu saja setiap perusahaan akan tergiur menggunakan jasa gayus. dan nyatanya memang banyak sekali perusahaan yang menggunakan jasa orang2 seperti gayus untuk menghindari pembayaran pajak yang terlalu besar. soalnya, bayangkan saja, dalam waktu 5 tahun masa kerja, gayus udah mampu membeli beberapa rumah, apartment, dan kendaraan mewah. berarti sudah banyak perusahaan yang "berbisnis" dengan gayus.
hanya saja, yg gw pikirkan, sebenarnya orang2 seperti gayus sangat ulung dalam berbisnis, tapi entah kenapa kepintarannya itu diarahkan ke dark side. kayak lex luthor (rival superman) saja, dia orang jenius, namun memanfaatkan kejeniusannya untuk menguasai dunia.
oh iya, satu lagi, kasus gayus ini kan sebenarnya sudah berlangsung lama, tapi tiba-tiba saja dilempar oleh susno duadji melalui media. dan kasus gayus ini dibeberkan susno duadji di saat dia sudah terpojok dengan berbagai permasalahan yang dia hadapi saat ini, terutama permasalahan dirinya dengan polri, yang merupakan tempat dia bekerja sebelumnya. dia sebenarnya udah sejak lama mengetahui kasus gayus ini, tapi kenapa baru dibongkar sekarang? di saat di terpojok. kan ini berarti, seandainya dia tidak terpojok, dia mungkin akan tetap mendiamkan kasus gayus ini. dan berarti sebenarnya dia terlibat juga di dalamnya, alias dia juga menerima bagian dari kejahatan yang dilakukan gayus. dan ketika dia sedang terpojok, dia gak mau jatuh sendiri, sehingga dia juga menyeret orang2 lain, yang notabene teman2nya dalam melakukan kejahatan. bener gak sih logika gw?
ya sudahlah. gw sih orang awam. gw cuman menyiarkan uneg2 dalam pikiran gw. dan, akhir kata, sebagai bukti bahwa gw adalah warga yang taat pajak, ini gw pasang foto laporan laporan SPT gw untuk tahun 2009:
baca selengkapnya....
well, gak apa-apa kan kalo gw merasa cemburu. cemburu kan merupakan salah satu sifat dasar manusia. dan kalian kan tau kalo manusia tuh ciptaan Tuhan. dan Tuhan tuh cuman satu adanya. jadi intinya, bukanlah suatu perbuatan dosa kalo gw masih ngerasa berusia 18 tahun. *apa sih?*
gw bener2 gak abis pikir, si gayus nih membuat orang2 sebayanya menjadi minder, terutama gw. gara2 pencapaiannya gayus, gw sampe dibikin malu keluar rumah dan ngerasa gak enak hati setiap mau berangkat kerja. dan akhir-akhir ini, gw jadi lebih sering menutup2in muka setiap gw jalan2 di luar rumah. pas saat di kantor pun, sekarang gw jadi lebih banyak nunduk. akibatnya kerjaan sampe gak kelar2. bahkan ngobrol sama orang tua pun, gw udah gak berani lebih keras dari 10 desibel. soalnya dengan pencapaiannya, gayus udah jadi standar nasehat orang tua kepada anaknya. dikit-dikit nyinggung, "tuh, gayus baru 30 tahun udah punya rumah, mobil, dan apartment. kalo kamu apa?"
dan sekarang, gw udah menjelma menjadi makhluk yang memiliki kadar percaya diri NOL. minder!
pikir gw, kalo gw aja --yang sebaya sama gayus-- ngerasanya udah kayak gini, apalagi yang lebih tua dari gayus yah? pasti jalanan jadi sepi dari orang2 yang lebih tua dari gw. tapi nyatanya nggak tuh! ternyata perasaan gw aja yang terlalu belebihan. *syukurlah*
tapi, satu hal yang gw kagumi dari pribadi gayus ini. dia jujur (baca: berani) memperlihatkan kekayaannya, walaupun itu hasil dari penggelapan uang pajak. padahal, sebenarnya banyak oknum pegawai pajak lainnya yang juga melakukan hal yang sama dilakukan gayus, bahkan lebih parah, tapi mereka tetap tampil low-profile dengan rumah dan mobil sederhana. maksudnya agar tidak dicurigai oleh pihak-pihak berwajib, termasuk tetangganya. cerdas ya!
tapi, bagaimana sih ceritanya si gayus bisa memiliki hadup semewah itu?
pertama, dia pinter memilih tempat bekerja. kok pinter? soalnya di mana lagi tempat yang di mana uang selalu mengalir masuk dan masuk dan masuk, tapi sepertinya tidak pernah keluar dari tempat itu. yah, dimana lagi kalo bukan di kantor pajak. kenapa gw bilang gak uangnya gak pernah keluar? soalnya, gw yang selalu membayar pajak (ini jujur), tapi tetap ada aja tuh bolong-bolong di jalan depat rumah gw. gak ada pengaspalan lagi biar jalanannya kembali mulus lagi. berarti kan duit gw yang mestinya buat perbaikan jalan, tapi ternyata gak digunakan sama sekali. hmm, mungkin aja sih digunakan sama oknum pegawai pajak, tapi gw gak tau lah. pokoknya gw udah menjalankan peran saya sebagai warga yang taat membayar pajak. itu saja.
trus yang kedua (sampe ngalor-ngidul... hihihi), gak cuma warga saja, tapi setiap perusahaan juga diharuskan membayar pajak. namun, terkadang perusahaan2 tersebut keberatan membayar keseluruhan jumlah pajak yang dibebankan pemerintah. nah kemudian, keberatan ini dibawa oleh perusahaan2 tersebut ke ditjen pajak buat dipertanyakan lebih lanjut, apakah benar mereka diwajibkan membayar pajak sejumlah yang ditetapkan pemerintah itu.
nah, di situlah gayus dan teman2nya beraksi. perusahaan-perusahaan yang keberatan tersebut kemudian mendekati orang2 di ditjen pajak, seperti gayus dan teman2nya itu, agar bisa memanipulasi jumlah pajak yang diwajibkan ke mereka, sehingga beban pajak perusahaan2 tersebut menjadi jauh lebih rendah dari sebellumnya.
ilustrasinya begini: misalkan, perusahaan tersebut diwajibkan untuk membayar pajak sebesar 200juta. namun, dengan melakukan perjanjian dengan gayus, gayus kemudian memanipulasi data di kantor pajak agar perusahaan tersebut hanya harus membayar pajak sebesar 50 juta saja. dan sebagai balas jasa, perusahaan2 tersebut kemudian 50juta kepada gayus. sehingga, total akhir yang mereka keluarkan menjadi 100juta saja atau hemat 50% dari total jumlah pajak yang mesti dibayarkan. apa gak membuat perusahaan itu tergiur?
dari ilustrasi tersebut, tentu saja setiap perusahaan akan tergiur menggunakan jasa gayus. dan nyatanya memang banyak sekali perusahaan yang menggunakan jasa orang2 seperti gayus untuk menghindari pembayaran pajak yang terlalu besar. soalnya, bayangkan saja, dalam waktu 5 tahun masa kerja, gayus udah mampu membeli beberapa rumah, apartment, dan kendaraan mewah. berarti sudah banyak perusahaan yang "berbisnis" dengan gayus.
hanya saja, yg gw pikirkan, sebenarnya orang2 seperti gayus sangat ulung dalam berbisnis, tapi entah kenapa kepintarannya itu diarahkan ke dark side. kayak lex luthor (rival superman) saja, dia orang jenius, namun memanfaatkan kejeniusannya untuk menguasai dunia.
oh iya, satu lagi, kasus gayus ini kan sebenarnya sudah berlangsung lama, tapi tiba-tiba saja dilempar oleh susno duadji melalui media. dan kasus gayus ini dibeberkan susno duadji di saat dia sudah terpojok dengan berbagai permasalahan yang dia hadapi saat ini, terutama permasalahan dirinya dengan polri, yang merupakan tempat dia bekerja sebelumnya. dia sebenarnya udah sejak lama mengetahui kasus gayus ini, tapi kenapa baru dibongkar sekarang? di saat di terpojok. kan ini berarti, seandainya dia tidak terpojok, dia mungkin akan tetap mendiamkan kasus gayus ini. dan berarti sebenarnya dia terlibat juga di dalamnya, alias dia juga menerima bagian dari kejahatan yang dilakukan gayus. dan ketika dia sedang terpojok, dia gak mau jatuh sendiri, sehingga dia juga menyeret orang2 lain, yang notabene teman2nya dalam melakukan kejahatan. bener gak sih logika gw?
ya sudahlah. gw sih orang awam. gw cuman menyiarkan uneg2 dalam pikiran gw. dan, akhir kata, sebagai bukti bahwa gw adalah warga yang taat pajak, ini gw pasang foto laporan laporan SPT gw untuk tahun 2009:
baca selengkapnya....
labels: kasus, korupsi, pajak, pemerintah, pribadi



